Bahasa Indonesia - Menulis Iklan Baris

Sumber : http://e-dukasi.net
Kompetensi

Kompetensi Dasar:

Menulis iklan baris dengan bahasa yang singkat, padat, dan jelas.

Indikator :

  1. Dapat menyebutkan pengertian iklan
  2. Dapat menyebutkan pengertian iklan baris
  3. Dapat menyebutkan lima syarat iklan baris  
  4. Dapat menentukan istilah yang digunakan dalam iklan baris
  5. Dapat mendeskripsikan objek menjadi iklan baris  
  6. Dapat menulis iklan baris berdasarkan deskripsi objek yang telah dideskripsikan dengan penggunaan singkatan yang lazim digunakan pada iklan baris
  7. Dapat memperbaiki penulisan iklan baris yang terdapat kesalahan
 
Materi
 
Pengantar

 

 

Perhatikan contoh-contoh iklan tersebut! Apakah menarik? Mengapa orang beriklan? Biasanya untuk memperkenalkan atau menjual sesuatu produk ataupun jasa banyak yang menggunakan iklan sebagai media komunikasi. Iklan bisa dimuat di media massa yakni surat kabar ataupun majalah, bisa juga dimuat media elektronika yaitu radio dan televisi, kini bahkan melalui internet. Iklan adalah sejenis alat komunikasi yang digunakan untuk memberitahukan dan mempengaruhi khalayak yang disampaikan secara menarik.Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, iklan merupakan pemberitahuan kepada khalayak ramai mengenai barang atau jasa yang dijual dan dipasang di media massa.

 

 
Jenis Iklan
 
Pengertian Iklan

Iklan memiliki berbagai macam jenis, berdasarkan sifatnya iklan dibedakan atas iklan niaga dan nonniaga. Iklan niaga dibuat untuk mempengaruhi khalayak/masyarakat supaya tertarik untuk memiliki, membeli, dan mengunakan produk yang diiklankan. Iklan nonniaga/layanan masyarakat dibuat untuk menarik perhatian masyarakat sehingga masyarakat mempunyai rasa simpati atau memberikan dukungan terhadap hal yang diiklankan.

Berdasarkan tujuan, iklan dibedakan atas iklan penawaran/permintaan dan iklan pengumuman. Sedangkan berdasarkan ruang/space, iklan dibedakan iklan baris dan displai. Iklan baris adalah iklan yang menggunakan bahasa singkat dan padat. Iklan baris biasanya disusun berdasarkan golongan yang sama. Misalnya: iklan penjualan rumah masuk dalam kolom properti atau rumah dijual.

Iklan lowongan pekerjaan dan mencari pekerjaan masuk golongan karier, misalnya: pada setiap surat kabar penggolongan iklan diberi nama yang berbeda-beda. Iklan baris memiliki beberapa komponen, yaitu: komponen aktivitas, produk yang diiklankan, spesifikasi produk, dan identitas pengiklan.

contoh iklan penawaran kredit rumah dari suatu bank berbentuk display

contoh iklan baris

 

 
Syarat-syarat Iklan

Syarat-syarat Iklan adalah sebagai berikut:

  1. Dibuat dalam format kolom dan baris, hal ini untuk menghemat biaya pemasangan karena penghitungan biaya berdasarkan jumlah baris
  2. Menggunakan singkatan atau akronim yang lazim digunakan, seperti: dijual= djl, cepat=cpt, murah=mrh, rumah=rmh.
  3. Ditulis dengan ukuran yang sama, jumlah baris masimal 6 baris dan minimal 3 baris
  4. Bahasa singkat, padat, hemat, bahasa yang digunakan sesingkat mungkin. Namun, mengandung informasi yang padat sesuai dengan keinginan pemasang iklan
  5. Disusun berdasarkan jenis yang sama, penggolongan ditentukan oleh staf redaksi surat kabar/majalah
 
Istilah Iklan Baris

 

Dari contoh iklan baris di atas ada beberapa istilah yang digunakan dan disingkat yaitu:

cpt = cepat

djl = dijual

hub = hubungi

nego = negosiasi

mls = mulus

bgs = bagus

Jika kita analisis berdasarkan 4 komponen yang selalu ada dalam iklan baris dapat dilihat dalam tabel berikut.

 
 
Menentukan Objek
 
Mendeskripsikan Objek

Objek yang akan ditulis dalam iklan baris sebaiknya dideskripsikan terlebih dahulu. Mendeskripsikan objek dengan mempertanyakan apa, di mana, bagaimana, siapa, dan berapa. Dengan mempertanyakan objek tersebut maka dapat dideskripsikan konsep untuk iklan barisnya. Yang dimaksud dengan objek iklan dapat berupa benda ataupun jasa. Objek benda seperti: sepeda motor, mobil, rumah, dan objek jasa seperti lowongan pekerjaan.

Dalam prakteknya lebih banyak orang langsung membuat buram iklan di biro iklan tanpa mendeskripsikannya terlebih dahulu. Hal tersebut dapat dilakukan bila kita mengetahui spesifikasi, kondisi, dan pasaran harga produk tersebut. erhatikan contoh berikut ini!

Spesifikasi produk yang akan dijual:

mobil Toyota Yaris

Tahun pembuatan 2007

Kondisi bagus 98 %

Harga bersaing

Warna silver

Interior kulit asli

Kelengkapan DVD, TV, dan audio sistem

Iklan baris yang tepat untuk deskripsi tersebut:

 

 
Menulis Iklan Baris

Menyusun iklan baris berdasarkan objek yang telah dideskripsikan dengan menggunakan singkatan yang biasa ada pada iklan baris.

Misal:

cpt = cepat,

djl = dijual,

hub= hubungi.

Contoh:

Pak Amir ingin menjual sepeda motornya merek Hombra buatan tahun 2005 dengan harga 7 juta rupiah, sepeda motor tersebut dalam keadaan bagus 90 persen. Adapun rumah Pak Amir di Jalan Majapahit Nomot 77 Kota Padang dengan nomor telepon 557767.

Maka kemungkinan konsep iklan barisnya sebagai berikut:

 

 

 
 
Memperbaiki Kesalahan

Menyunting iklan baris yang terdapat kesalahan dengan mengacu kepada ketentuan penggunaan bahasa yang lazim digunakan dalam iklan baris. Contoh iklan baris yang kurang jelas.

Contoh iklan baris di atas kurang jelas karena tidak memenuhi 4 komponen penulisan iklan baris yaitu, kegiatannya, barangnya, spesifikasinya, dan identitas penjualnya. Pada iklan di atas baru ada 2 komponen yaitu kegiatan dan barangnya sedangkan spesifikasi dan identitasnya tidak ada

Maksudnya dijual sebuah rumah dalam kondisi bagus, peminat diharapkan menghubungi nomor 554387. Iklan ini tidak menyebutkan lokasi dan luas tanah serta bangunannya, juga status tanahnya.

Sebaiknya:

 
 
Latihan

 
Tes

 
Tim

Tim Pengembang Materi Menulis Iklan

  Penulis : Drs. Kaharudin, M.Pd
  Pengkaji Materi : Krisanjaya, M.Hum
  Pengkaji Media : Andi Sulistiyono, S.Kom
       
  Pemimpin Tim : Andi Sulistiyono,S.Kom
  Pemrogram : Adie Kurniawan
  Pendisain Grafis : Irwan Kustiawan
       
  Pengontrol Kualitas : Nasehadin, S.Kom